Senin, 24 Februari 2020

PENGHIJAUAN LINGKUNGAN SEKOLAH DAN PROGRAM ADIWIYATA




Lingkungan sekolah yang kondusif sangat diperlukan dalam menghasilkan tamatan yang cakap melalui proses belajar mengajar berbasis sistem pendidikan yang bermutu. Tidak itu saja, lingkungan sekolah yang kondusif juga akan ikut mendorong terwujudnya pola hidup bermutu yang pada saat ini sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing bangsa dimata dunia sekaligus melestarikan kekayaan sumber daya alam hayati Indonesia. Pentingnya penghijauan Untuk mengurangi peristiwa global worming,tentunya penhijauan sangat penting bagi sekolah ,selain menyejukan udara di sekitar nya,dapat juga memperindah pemandangan. Penhiajauan tidak hanya menanam pohon saja,dengan membersihkan setiap ruangan dan linkungan sekitar sekolah serta membuang sampah pada tempat nya juga termasuk penghijauan. Salah satu cara kecil yang di lakukan sekolah kami adalah menyediakan tong sampah di setiap ruangan kelas dan lingkungan sekolah.

      PROGRAM ADIWIYATA
Adiwiyata (Green School) merupakan salah satu program kementrian negara lingkungan hidup yang memiliki tujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan serta juga kesadaran warga sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup. Menciptakan kondisi yang lebih baik bagi pada sekolah untuk menjadi wadah pembelajaran sertajuga penyadaran segenap warga sekolah diantaranya Murid, Guru, Orang Tua/Wali Murid, dan juga lingkungan masyarakat demi terciptanya upaya pelestarian lingkungan hidup.Warga sekolah juga turut bertanggung jawab dalam mengupayakan penyelamatan lingkungan hidup serta juga pembangunan yang berkelanjutan. Mendorong dan membantu sekolah untuk dapat turut serta didalam melaksanakan upaya pemerintah demi melestarikan lingkungan hidup dalam pembangunan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan demi hadirnya kepentingan generasi yang akan datang.
Jenjang ataupun jenis dari penghargaan Adiwiyata yang mampu diterima oleh sekolah, diantaranya sebagai berikut :
  1. Penghargaan Adiwiyata Kabupaten/Kota, penghargaan yang diberikan oleh Bupati/Walikota.
  2. Penghargaan Adiwiyata Nasional yakni suatu penghargaan yang diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup juga Kehutanan.
  3. Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi ialah suatu penghargaan yang diberikan oleh Gubernur.
  4. Penghargaan Adiwiyata Mandiri ialah suatu penghargaan khusus bagi tiap-tiap sekolah dengan penilaian berupa sekolah yang mempunyai minimal 10 sekolah binaan yang telah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Kabupaten/Kota, juga penghargaan yang diberikan oleh Presiden.
Kriteria dalam penilaian penghargaan Adiwiyata terdiri dari 4 aspek diantaranya sebagai berikut :
1.      Aspek kebijakan sekolah yang mempunyai wawasan lingkungan hidup.
2.      Aspek kurikulum sekolah yang memiliki basis lingkungan hidup.
3.      Aspek pengelolaan sarana serta juga prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan.
4.      Aspek kegiatan lingkungan di sekolah yang berbasis partisipatif.

      MANFAAT PENGHIJAUAN
Penghijauan adalah kegiatan yang sangat penting dilakukan dalam menangani krisis lingkungan dan pemanasan global yang sedang terjadi saat ini. Penghijauan mempunyai berbagai peran dan fungsi. Peran dan fungsi dari penghijauan diantaranya adalah sebagai paru-paru lingkungan yang sangat diperlukan makhluk hidup untuk bernafas sebagai pengatur lingkungan yang dapat memberikan kesejukan, kenyamanan serta kesegaran di lingkungan sekitar, sebagai pencipta lingkungan hidup yang dapat melestarikan keindahan yang ada di lingkungan hidup tersebut, sebagai penyeimbangan alam yang dapat membentuk tempat hidup alam untuk satwa yang hidup di sekitar lingkungan tersebut, sebagai perlindungan yang dapat memberikan kondisi fisik alami di sekitar lingkungan, sebagai keindahan yang dapat dijadikan panorama lingkungan hidup, sebagai kesehatan yang dapat memberikan fisik, jasmani, maupun rohani yang sehat bagi makhluk hidup yang ada di sekitarnya.Selain itu jika di suatu sekolah tidak ada penghijauannya banyak sekali dampak negatifnya seperti, global warming,yaitu menipisnya lapisan ozon di udara dikarenakan pemanasan  matahari serta kurangnya udara sehat dan kurangnya penghijauan. Menurut penelitian dalam suatu lembaga, belum semua sekolah-sekolah menerapkan penghijauan di sekolahnya, padahal pemerintah telah mensosialisasikan pentingnya penghijauan di sekolah, agar mendapatkan udara yang sejuk, serta lingkungan yang baik. Untuk itu pihak sekolah harus mengajak seluruh siswa siswi sekolahnya untuk melakukan penghijauan.

      PELAKSANAAN PENGHIJAUAN
a.    Penghijauan di Lingkungan Sekolah
Penghijauan bisa dilakukan sesederhana mungkin misalnya, dengan membawa bunga dari rumah dan meletakkannnya di depan kelas. Dan siswa itu diharapkan untuk merawatnya. Di sebagian sekolah memang sudah ada dilakukan penghijauan dengan menambahkan, menanam berbagai macam jenis tanaman. Tanaman tersebut diletakkan di depan sekolah, di depan majelis guru dan di lantai 1 sekolah supaya udara dari atas dapat memberikan udara yang baik ke lantai di bawahnya. Selain itu, tanaman tersebut juga ada beberapa yang ditaruh di depan kelas untuk memberikan kenyamanan ketika proses belajar-mengajar sedang berjalan


Gambar : Penghijauan di Lingkungan Sekolah

b.    Penghijauan di Luar Sekolah
Kegiatan penghijauan lingkungan membutuhkan peran serta dari seluruh masyarakat termasuk pihak sekolah beserta siswa-siswi. Kegiatan ini bias diwujudkan dalam bentuk antara lain :
-       Penanaman turus jalan
-       Kerjasama dengan beberapa atau salah satu pemilik lahan (petani) yang membutuhkan untuk dilakukan kegiatan penanaman
-       Mengikuti kefgiatan penghijauan dalam event-event hari besar lingkungan hidup


Gambar : Penghijauan Turus jalan

c.    Pembuatan Kebun Bibit Sekolah
Gerakan Kebun Bibit Sekolah (KBS) merupakan kegiatan pembibitan baik tanaman keras, maupun buah-buahan yang dilakukan oleh siswa sekolah dengan pendampingan dari guru, penyuluh pendamping dan instansi teknis terkait dalam hal ini Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep. 1 (satu) unit KBS terdiri dari 1.000 batang bibit, jika diasumsikan 1 (satu) Ha ditanam 400 batang bibit maka 1 (satu) sekolah telah melakukan upaya penyelamatan lingkungan seluas 2,5 Ha. Bayang kan jika hal ini dijadikan contoh untuk sekolah lainnya, pasti Indonesia Hijau akan segera terwujud.
Tujuan Gerakan KBS antara lain adalah untuk menumbuhkan tanggung jawab dan kecintaan yang tertanam dalam diri siswa pada pelestarian alam dan rehabilitasi lingkungan, memberikan pembelajaran pada siswa akan hasil yang dicapai karena suatu proses dan usaha, memberikan pemahaman pada siswa arti penting kerjasama untuk mencapai tujuan dan mempertahankan kelestarian alam, kepedulian siswa terhadap penanganan lahan kritis, serta pelestarian sumber mata air.


Gambar : Kebun Bibit Sekolah


      PENUTUP
Sekolah yang melakukan kegiatan tersebut biasanya disebut “green school”. Dengan adanya penghijauan di sekolah dapat memungkinkan orang-orang yang sebelumnya tidak mengetahui lebih lengkapnya tentang sekolah tersebut menjadi kenal dengan sekolah yang penghijauannya dijalankan dengan sebaik-baiknya dan memungkinkan orang-orang tertarik untuk melanjutkan pendidikannya yang melaksanakan penghijauan dengan baik. Penghijauan sangat mudah dilakukan apabila ada kemauan dari seluruh masyarakat termasuk partisipasi para pelaku di dunia pendidikan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  MITIGASI BENCANA MELALUI TEKNIK KONSERVASI TANAH DENGAN PENANAMAN RUMPUT VETIVER ( Chrysopogon zizanioides L Roberty) ( Materi Penyu...