Lingkungan
sekolah yang kondusif sangat diperlukan dalam menghasilkan tamatan yang cakap
melalui proses belajar mengajar berbasis sistem pendidikan yang bermutu. Tidak
itu saja, lingkungan sekolah yang kondusif juga akan ikut mendorong terwujudnya
pola hidup bermutu yang pada saat ini sangat diperlukan dalam meningkatkan daya
saing bangsa dimata dunia sekaligus melestarikan kekayaan sumber daya alam
hayati Indonesia. Pentingnya penghijauan Untuk mengurangi peristiwa global
worming,tentunya penhijauan sangat penting bagi sekolah ,selain menyejukan
udara di sekitar nya,dapat juga memperindah pemandangan. Penhiajauan tidak
hanya menanam pohon saja,dengan membersihkan setiap ruangan dan linkungan
sekitar sekolah serta membuang sampah pada tempat nya juga termasuk
penghijauan. Salah satu cara kecil yang di lakukan sekolah kami adalah
menyediakan tong sampah di setiap ruangan kelas dan lingkungan sekolah.
PROGRAM
ADIWIYATA
Adiwiyata (Green School)
merupakan salah satu program kementrian negara lingkungan hidup yang memiliki
tujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan serta juga kesadaran warga
sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup. Menciptakan kondisi yang lebih baik
bagi pada sekolah untuk menjadi wadah pembelajaran sertajuga penyadaran segenap
warga sekolah diantaranya Murid, Guru, Orang Tua/Wali Murid, dan juga lingkungan
masyarakat demi terciptanya upaya pelestarian lingkungan hidup.Warga sekolah
juga turut bertanggung jawab dalam mengupayakan penyelamatan lingkungan hidup
serta juga pembangunan yang berkelanjutan. Mendorong dan membantu sekolah untuk
dapat turut serta didalam melaksanakan upaya pemerintah demi melestarikan
lingkungan hidup dalam pembangunan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan
demi hadirnya kepentingan generasi yang akan datang.
Jenjang
ataupun jenis dari penghargaan Adiwiyata yang mampu diterima oleh sekolah,
diantaranya sebagai berikut :
- Penghargaan Adiwiyata Kabupaten/Kota, penghargaan yang diberikan oleh Bupati/Walikota.
- Penghargaan Adiwiyata Nasional yakni suatu penghargaan yang diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup juga Kehutanan.
- Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi ialah suatu penghargaan yang diberikan oleh Gubernur.
- Penghargaan Adiwiyata Mandiri ialah suatu penghargaan khusus bagi tiap-tiap sekolah dengan penilaian berupa sekolah yang mempunyai minimal 10 sekolah binaan yang telah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Kabupaten/Kota, juga penghargaan yang diberikan oleh Presiden.
Kriteria
dalam penilaian penghargaan Adiwiyata terdiri dari 4 aspek diantaranya sebagai
berikut :
1. Aspek kebijakan sekolah yang
mempunyai wawasan lingkungan hidup.
2. Aspek kurikulum sekolah yang
memiliki basis lingkungan hidup.
3. Aspek pengelolaan sarana serta juga
prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan.
4. Aspek kegiatan lingkungan di sekolah
yang berbasis partisipatif.
MANFAAT PENGHIJAUAN
Penghijauan
adalah kegiatan yang sangat penting dilakukan dalam menangani krisis lingkungan
dan pemanasan global yang sedang terjadi saat ini. Penghijauan mempunyai
berbagai peran dan fungsi. Peran dan fungsi dari penghijauan diantaranya adalah
sebagai paru-paru lingkungan yang sangat diperlukan makhluk hidup untuk
bernafas sebagai pengatur lingkungan yang dapat memberikan kesejukan,
kenyamanan serta kesegaran di lingkungan sekitar, sebagai pencipta lingkungan
hidup yang dapat melestarikan keindahan yang ada di lingkungan hidup tersebut,
sebagai penyeimbangan alam yang dapat membentuk tempat hidup alam untuk satwa
yang hidup di sekitar lingkungan tersebut, sebagai perlindungan yang dapat
memberikan kondisi fisik alami di sekitar lingkungan, sebagai keindahan yang
dapat dijadikan panorama lingkungan hidup, sebagai kesehatan yang dapat
memberikan fisik, jasmani, maupun rohani yang sehat bagi makhluk hidup yang ada
di sekitarnya.Selain itu jika di suatu sekolah tidak ada penghijauannya banyak
sekali dampak negatifnya seperti, global warming,yaitu menipisnya lapisan ozon
di udara dikarenakan pemanasan matahari serta kurangnya udara sehat dan
kurangnya penghijauan. Menurut penelitian dalam suatu lembaga, belum semua
sekolah-sekolah menerapkan penghijauan di sekolahnya, padahal pemerintah telah
mensosialisasikan pentingnya penghijauan di sekolah, agar mendapatkan udara
yang sejuk, serta lingkungan yang baik. Untuk itu pihak sekolah harus mengajak
seluruh siswa siswi sekolahnya untuk melakukan penghijauan.
a. Penghijauan
di Lingkungan Sekolah
Penghijauan bisa dilakukan
sesederhana mungkin misalnya, dengan membawa bunga dari rumah dan
meletakkannnya di depan kelas. Dan siswa itu diharapkan untuk merawatnya. Di
sebagian sekolah memang sudah ada dilakukan penghijauan dengan menambahkan,
menanam berbagai macam jenis tanaman. Tanaman tersebut diletakkan di depan
sekolah, di depan majelis guru dan di lantai 1 sekolah supaya udara dari atas
dapat memberikan udara yang baik ke lantai di bawahnya. Selain itu, tanaman tersebut
juga ada beberapa yang ditaruh di depan kelas untuk memberikan kenyamanan
ketika proses belajar-mengajar sedang berjalan
Gambar : Penghijauan
di Lingkungan Sekolah
b. Penghijauan
di Luar Sekolah
Kegiatan penghijauan lingkungan membutuhkan peran serta dari seluruh
masyarakat termasuk pihak sekolah beserta siswa-siswi. Kegiatan ini bias
diwujudkan dalam bentuk antara lain :
-
Penanaman
turus jalan
-
Kerjasama
dengan beberapa atau salah satu pemilik lahan (petani) yang membutuhkan untuk
dilakukan kegiatan penanaman
-
Mengikuti
kefgiatan penghijauan dalam event-event hari besar lingkungan hidup
Gambar : Penghijauan Turus jalan
c. Pembuatan
Kebun Bibit Sekolah
Gerakan Kebun Bibit Sekolah
(KBS) merupakan kegiatan pembibitan baik tanaman keras, maupun buah-buahan yang
dilakukan oleh siswa sekolah dengan pendampingan dari guru, penyuluh pendamping
dan instansi teknis terkait dalam hal ini Cabang Dinas Kehutanan Wilayah
Sumenep. 1 (satu) unit KBS terdiri dari 1.000 batang bibit, jika diasumsikan 1
(satu) Ha ditanam 400 batang bibit maka 1 (satu) sekolah telah melakukan upaya
penyelamatan lingkungan seluas 2,5 Ha. Bayang kan jika hal ini dijadikan contoh
untuk sekolah lainnya, pasti Indonesia Hijau akan segera terwujud.
Tujuan Gerakan KBS antara
lain adalah untuk menumbuhkan tanggung jawab dan kecintaan yang tertanam dalam
diri siswa pada pelestarian alam dan rehabilitasi lingkungan, memberikan
pembelajaran pada siswa akan hasil yang dicapai karena suatu proses dan usaha,
memberikan pemahaman pada siswa arti penting kerjasama untuk mencapai tujuan
dan mempertahankan kelestarian alam, kepedulian siswa terhadap penanganan lahan
kritis, serta pelestarian sumber mata air.
Gambar : Kebun Bibit
Sekolah
Sekolah
yang melakukan kegiatan tersebut biasanya disebut “green
school”. Dengan adanya penghijauan di sekolah dapat memungkinkan orang-orang
yang sebelumnya tidak mengetahui lebih lengkapnya tentang sekolah tersebut
menjadi kenal dengan sekolah yang penghijauannya dijalankan dengan
sebaik-baiknya dan memungkinkan orang-orang tertarik untuk melanjutkan
pendidikannya yang melaksanakan penghijauan dengan baik. Penghijauan sangat
mudah dilakukan apabila ada kemauan dari seluruh masyarakat termasuk partisipasi
para pelaku di dunia pendidikan.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar